![]() |
| Horatio G Spafford |
Pada musim semi tahun 1871, Horatio membeli sebuah lahan real estate di utara kota Chicago sebagai investasi. Namun di bulan Oktober pada tahun yang sama terjadi peristiwa kebakaran besar Chicago (Great Fire of Chicago) yang membakar habis sebagian besar kota itu, termasuk sebagian besar investasi dari Horatio.
Dua tahun kemudian, pada tahun 1873, setelah mengalami tekanan pekerjaan yang begitu besar, keluarga Spafford memutuskan untuk mengambil waktu berlibur di Inggris karena teman mereka D.L. Moody akan melayani di sana pada musim gugur.
Ketika akan Horatio, istrinya dan empat anak perempuan mereka hendak berangkat menggunakan kapal laut, Horatio terpaksa tidak ikut karena ada sebuah pekerjaan yang harus ia selesaikan. Namun ia berjanji kepada keluarganya bahwa ia akan segera menyusul beberapa hari kemudian. Anna dan keempat putrinya, Tanetta (11 tahun), Bessie (9 tahun), Margaret Lee (5 tahun) dan Annie (2 tahun), berangkat menggunakan kapal berbendera Perancis "Ville du Havre".
![]() |
| Kapal Ville du Havre |
Pada tanggal 22 November 1873 ketika sedang menyeberangi samudera Atlantik, kapal mereka bertabrakan dengan kapal Inggris "The Lochearn". Kapal mereka terbelah dua dan langsung kandas dalam waktu 12 menit. 226 orang penumpang "Ville du Havre" meninggal dunia termasuk keempat putri Horatio. Istrinya, Anna, ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di atas papan yang mengambang. Ketika tiba di Inggris, Anna mengirim telegram kepada Horatio yang dimulai dengan kata-kata "Saved alone" ("Selamat sendirian").
![]() |
| Telegram Anna kepada Horatio "Saved alone" |
Horatio segera pergi menyusul ke Inggris. Di tengah perjalanan, kapten kapal berkata kepada Horatio bahwa mereka sedang melintasi lokasi tenggelamnya keempat putrinya. Horatio kemudian masuk ke kabinnya dan selama berjam-jam ia tidak dapat tidur karena mengingat akan anak-anaknya. Di dalam dukanya itu Horatio kemudian menulis lirik dari lagu "It is well with my soul", yang diambil dari kata-kata perempuan Sunem yang kehilangan anaknya (2 Raja-Raja 4:26).
![]() |
| Lirik "It is well with my soul" yang ditulis Horatio |
Gereja tempat mereka beribadah menganggap semua tragedi yang dialami oleh keluarga Spafford adalah hukuman dari Allah terhadap dosa-dosa mereka yang tersembunyi. Bahkan mereka dikucilkan dari gereja mereka sendiri karena dianggap sebagai orang yang jahat dan dikutuk. Pada bulan Agustus 1881, Horatio dan keluarganya kemudian memutuskan untuk pindah ke Yerusalem dan mendirikan sebuah organisasi yang melayani anak-anak di kota Yerusalem. Mereka melayani tanpa memandang agama dan tanpa memaksakan iman mereka sehingga pelayanan mereka diterima dengan baik di tengah kalangan Kristen, Muslim dan Yahudi. Hingga sekarang, organisasi ini melayani 30.000 anak-anak setiap tahunnya.
Tragedi demi tragedi yang dialami oleh Horatio dan keluarganya begitu luar biasa. Kehilangan bisnis, kematian anak-anak bahkan dikucilkan oleh gereja di mana seharusnya mereka bisa mendapatkan penghiburan dan dukungan. Tetapi yang lebih luar biasa adalah bagaimana respon Horatio dan Anna. Mereka tidak menyerah dan tidak berhenti percaya kepada Tuhan, sebaliknya mereka bangkit dari situasi yang mematikan dan memperlihatkan bahwa Tuhan tetap bekerja di dalam dan melalui kehidupan mereka untuk memberkati orang lain.
Tentunya kita juga pernah mengalami tragedi dalam kehidupan di tengah dunia yang berdosa ini. Mungkin tidak sedahsyat yang dialami oleh keluarga Spafford, tetapi mungkin juga ada yang mengalami yang lebih buruk. Sebagai manusia, kita sering kali tidak mengerti mengapa itu semua harus terjadi. Namun demikian ada satu kebenaran yang tidak dapat disangkal; yaitu Alkitab berkata bahwa Tuhan itu baik! (Yeremia 33:11).
Simaklah lirik yang dibuat oleh Horatio ditengah-tengah tragedi yang sangat memilukan, dan lihatlah iman dan pengharapan yang ia miliki terhadap Tuhan.
It is well with my soul
When peace, like a river, attendeth my way,
When sorrows like sea billows roll;
Whatever my lot, thou hast taught me to say,
"It is well, it is well with my soul."
It is well, It is well
With my soul, With my soul
It is well, it is well, with my soul.
Though Satan should buffet, though trials should come,
Let this blest assurance control,
That Christ hath regarded my helpless estate,
And hath shed His own blood for my soul.
My sin, oh, the bliss of this glorious thought!
My sin, not in part but the whole,
Is nailed to the cross, and I bear it no more,
Praise the Lord, praise the Lord, O my soul!
For me, be it Christ, be it Christ hence to live:
If Jordan above me shall roll,
No pang shall be mine, for in death as in life
Thou wilt whisper Thy peace to my soul.
But, Lord, 'tis for Thee, for Thy coming we wait,
The sky, not the grave, is our goal;
Oh trump of the angel! Oh voice of the Lord!
Blessed hope, blessed rest of my soul!
And Lord, haste the day when my faith shall be sight,
The clouds be rolled back as a scroll;
The trump shall resound, and the Lord shall descend,
Even so, it is well with my soul.
Jiwaku Tenanglah
Sewaktu Hidupku Tenang Dan Aman,
Ataupun Susah Menimpa,
'Ku Di Mana Pun, Tuhan Yang Menuntun,
Jiwaku, Jiwaku Tenanglah.
Jiwaku tenanglah
Jiwaku jiwaku tenanglah
Imanku tetap dan teguh
Ada Tuhan yang menyelamatkanku
DarahNya yang menebuskan ku
Datanglah seg'ra Tuhanku datanglah
Agar nyatalah imanku
Dan sangkakala menyambut datangNya
Jiwaku, jiwaku tenanglah




No comments:
Post a Comment