Tuesday, January 13, 2009

The Secret vs. The Bible

Pada bulan Januari tahun 2008 yang lalu kita pernah membahas mengenai buku The Secret. Buku The Secret adalah buku yang bertolak belakang dengan Firman Tuhan. The Secret juga memiliki pengaruh besar ditengah-tengah masyarakat dunia. Banyak orang sangat mempercayai buku the Secret ini, tidak kurang dari 29 orang terkemuka menjadi penulis buku ini. Buku ini juga sering mendapat sorotan dari media, dibahas dalam acara-acara “talk show” seperti Oprah Winfrey dan bahkan juga dalam acara-acara televisi nasional.

Banyak juga dari antara anak-anak Tuhan yang terkecoh dan ikut percaya dengan apa yang ditulis dalam buku ini. Bahkan ada hamba Tuhan yang terang-terangan mendukung dan mempraktekan isi dari buku ini. 

Selain buku utamanya, sekarang juga dapat kita temukan buku-buku lain yang didasarkan pada buku The Secret atau ditulis oleh para penulis the Secret. Bahkan ada buku-buku agama yang memasukan ide dari buku The Secret. 


Artikel ini dibuat karena begitu kuatnya pengaruh dari buku The Secret dan banyaknya produk-produk lain yang didasari oleh buku The Secret ditambah dengan banyaknya anak-anak Tuhan yang belum menyadari bahwa buku The Secret adalah buku yang sangat bertentangan dengan Firman Tuhan. Sebagian dari tulisan dalam artikel ini diambil dari seminar “Menghadapi New Age Movement” yang diadakan pada tanggal 20 Desember 2008 di GSJA Betlehem Bogor dengan pembicara bapak Eddy Leo dan bapak Jakoep Ezra.


The Law of Attraction

Dasar dari buku The Secret adalah Hukum Tarik-Menarik (The Law Of Attraction). Inti dari hukum tersebut adalah kemiripan menarik kemiripan. Jadi menurut hukum tarik-menarik, ketika Anda memikirkan suatu pikiran, Anda juga menarik pikiran-pikiran serupa ke diri Anda. Menurut hukum ini juga, pikiran bersifat magnetis, dan pikiran memiliki frekuensi, ketika Anda memikiran suatu pikiran, pikran tersebut dikirim ke Semesta, dan secara magnetis pikiran akan menarik semua hal serupa yang berada di frekuensi yang sama, sehingga segala sesuatu yang dikirim ke luar akan kembali ke sumbernya – Anda. (The Secret, hal 29)

Berdasarkan hukum tersebut, maka para penulis The Secret membuat beberapa pernyataan berikut:

  • Seperti Jin-nya Aladin, hukum tarik-menarik menjamin pemenuhan setiap permintaan kita (Hal 80)

  • Untuk menarik uang, berfokuslah pada kekayaan. Mustahil untuk mendatangkan lebih banyak uang ke dalam hidup Anda jika Anda berfokus pada kekurangan uang.
  • Niatkan untuk memandangi segala sesuatu yang anda sukai dan katakan pada diri sendiri, “Saya mampu mendapatkannya, Saya mampu membelinya.” Anda akan mengubah pikiran Anda dan mulai merasa lebih baik tentang uang.
  • Ubahlah keseimbangan pikiran ke arah kekayaan. Pikirkan kekayaan. (Hal 130)

  • Pasokan yang sesungguhnya adalah suatu ladang yang tidak kasatmata, terlepas dari apakah Anda menyebutnya sebagai Semesta, Akal Mahatinggi, Tuhan, Inteligensi Tak Terbatas, atau apa pun. Manakala Anda menerima sesuatu, ingatlah bahwa Anda telah menariknya ke diri anda melalui hukum tarik-menarik, dengan menempatkan diri pada frekuensi itu, dan menyelaraskan diri dengan Pasokan Semesta. (Hal 194)

  • Anda adalah makhluk spritual. Anda adalah energi, dan energi tidak dapat diciptakan atau dihancurkan – energi hanya berubah bentuk. Karenanya, esensi murni dari Anda selalu ada dan akan selalu ada
  • Semesta muncul dari pikiran. Kita mencipta bukan saja takdir kita, tetapi juga Semesta.
  • Kita semua terhubung, dan kita semua adalah Satu. (Hal 208)

  • Anda harus mengisi papan tulis kehidupan Anda dengan apa pun yang Anda inginkan
  • Satu-satunya hal yang perlu Anda lakukan hanyalah merasa baik sekarang juga
  • Kita berada di tengah zaman keagungan. Ketika kita melepaskan pikiran-pikiran yang membatasi, kita akan mengalami keluarbiasaan sejati manusia, dalam setiap bidang ciptaan kita.
  • Sekarang, setelah Anda mengenal pengetahuan Rahasia, apa yang akan Anda lakukan terserah pada Anda. Apa pun yang Anda pilih adalah benar. Kekuatan milik Anda. (Hal 220)

Sepintas lalu sepertinya tidak ada masalah dengan hal-hal yang ditawarkan oleh buku The Secret, bahkan ada beberapa pemikiran buku The Secret yang mengutip ayat dari Alkitab (dengan tidak memperhatikan latarbelakang sebenarnya dari ayat tersebut). Semuanya seolah-olah baik dan benar, apalagi seringkali digunakan kata-kata seperti berpikir yang menyenangkan, yang baik atau positif thinking (berpikir positif).

Tuhan tidak pernah menyuruh kita untuk hanya berpikiran positif, tetapi harus berpikiran benar (Flp 4:8). Pemikiran yang benar adalah pemikiran yang berdasarkan Firman Tuhan. Jika kita berpikir berdasarkan Firman Tuhan kita pasti berpikir positif, sebaliknya jika kita hanya berpikiran positif, belum tentu kita berpikir berdasarkan Firman Tuhan. 

Banyak orang yang berpikiran positif tetapi bertentangan dengan Firman Tuhan, misalnya terhadap dosa, dengan berpikir positif maka seseorang akan menganggap dosa hanya sebagai masalah, bukan sebagai pelanggaran terhadap Firman Tuhan. Dengan hanya berpikir positif orang dapat toleransi dan menerima atau bahkan mendukung hubungan sesama jenis, atau terhadap perceraian dll. Mereka akan berkata “Lihat sisi positifnya!”padahal hal-hal tersebut merupakan pelanggaran terhadap Firman Tuhan. 


New Age Movement

Jika kita telusuri maka dasar dari segala apa yang diajarkan dalam buku The Secret adalah pengajaran New Age Movement. Seperti sudah dibahas pada artikel bulan lalu (Desember 2008), inti dari pengajaran New Age adalah kepercayaan bahwa pada dasarnya manusia memiliki kemampuan yang tidak terbatas, apa saja yang kita inginkan bisa kita dapatkan. Dan kita sudah membahas bahwa kedaulatan Allah jauh melebihi keinginan manusia. Manusia pasti tunduk terhadap hukum dan kedaulatan Allah. 

Berikut perbandingan antara pengajaran Alkitab dengan pengajaran New Age Movement (NAM):

  • Alkitab: Tuhan adalah kekuatanku (Mzm 28:7)
  • NAM: Kekuatankulah Tuhanku
  • Alkitab: Segala perkara dapat kutanggung di dalam DIA yang memberi kekuatan kepadaku. (Flp 4 : 13)
  • NAM: Aku dapat menanggung apapun yang terjadi, karena aku kuat dan aku bisa
  • Alkitab: Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil (Luk 1:37)
  • NAM: Tidak ada yang mustahil bagiku
  • Alkitab: Manusia boleh merencanakan tapi TUHAN-lah yang menentukan (Yak 4:15)
  • NAM: Apapun yang kita rencanakan pasti jadi
  • Alkitab: Manusia diciptakan serupa dan segambar dengan ALLAH (Kej 1 : 27)
  • NAM: Kita adalah ALLAH

Penganut The Secret bahkan menuliskan bahwa Tuhan tidak lebih dari sekedar suatu energi. James Arthur Ray salah seorang guru dari The Secret menulis:

Kebanyakan karya besar di bidang religius, ilmiah, filosofis dan metafisik mengajarkan bahwa kita adalah ciptaan Tuhan. Jika kita berasal dari Tuhan, kita pasti merupakan bagian dari Tuhan. Jika Anda tidak menyukai kata “Tuhan,” gantikan dengan “energi,” “Pikiran universal,” atau “kesadaran.” Tidak menjadi masalah bagaimana Anda menyebutnya. Jika Anda dan saya berasal dari Tuhan atau energi atau kesadaran, kita pasti merupakan bagian dari Tuhan, energi, atau kesadaran itu. Dan untuk alasan itu semata, kita layak memperoleh yang baik yang kita inginkan. (The Science of Success, hal 22)


Tindakan Yang Benar

Secara umum manusia seringkali merasa sebagai mahluk yang paling kuat dan paling pintar, tetapi kenyataan hidup berkata lain, sekuat apapun manusia masih banyak kelemahannya, sepintar apapun manusia masih belum bisa menjawab rahasia alam semesta ini. Belum ada manusia yang hidup lebih dari 1.000 tahun (Kej 5:27, Metusalah hidup 969 tahun), pada masa-masa sekarang manusia yang tertua hanya berkisar 120 tahun itupun sudah sangat langka. Dan sepintar apapun ilmu pengetahuan manusia, belum ada yang sanggup menjawab dengan pasti asal mula dari alam semesta, atau asal usul manusia, yang bisa mereka berikan hanyalah teori-teori.

Sebagai anak-anak Tuhan kita diberikan suatu hadiah yang tidak ternilai harganya, sesuatu yang membuat kita benar-benar bisa menjadi kuat dan bijaksana bahkan dapat membuat kita mencapai hidup yang kekal, hadiah tersebut adalah Alkitab, Firman Allah yang hidup dan berkuasa. Di dalam Alkitab terdapat semua hal yang kita perlukan dalam hidup ini untuk mencapai hal-hal yang Tuhan sudah sediakan bagi kita. Namun seringkali orang Kristen memakai seribu satu macam alasan untuk tidak membaca bahkan tidak mempercayai Alkitab. 

Ada yang mengatakan bahwa Alkitab hanyalah buatan manusia, Alkitab berisi hal-hal yang saling bertolak belakang, Alkitab hanyalah dongeng. Padahal tidak ada satupun orang dimuka bumi ini yang bisa membuktikan hal-hal tersebut. Selama ratusan tahun Alkitab dibongkar, diteliti, diserang, diuji tetapi sampai pada detik ini Alkitab tidak tergoyahkan.

Dipihak lain banyak orang Kristen yang memiliki alasan bahwa Alkitab hanyalah untuk para pendeta dan hamba-hamba Tuhan, jemaat biasa tidak perlu mempelajari dan meneliti Firmah Tuhan. Atau alasan yang paling lemah adalah bahwa Alkitab terlalu tebal dan bahasanya sulit dimengerti. Betapa menyedihkannya jika anak-anak Tuhan memiliki pandangan seperti itu. Tidak heran jika kemudian mereka lebih menyukai buku-buku yang menawarkan jawaban yang “instan” serta “lebih mudah dimengerti” seperti buku The Secret.

Tanpa iman yang kokoh berdiri di atas Firman Tuhan akan sangat sulit bagi kita untuk membedakan mana yang benar dan mana yang tidak, karena semua hal-hal yang ditawarkan oleh dunia ini terlihat baik dan positif. Pasti tidak mudah bagi seorang anak Tuhan untuk begitu saja menyangkal Yesus, tetapi jauh lebih mudah bagi iblis untuk menawarkan “Yesus” yang lain, yang terlihat seperti Yesus dengan pengajarannya yang “baik”, padahal sebenarnya Yesus palsu yang pengajarannya membawa orang jauh dari kebenaran.

Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka. Banyak orang akan mengikuti cara hidup mereka yang dikuasai hawa nafsu, dan karena mereka Jalan Kebenaran akan dihujat. Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda. - 2 Pet 2:1-3

Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur. Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus. - Kol 2:7-8

Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. – 2 Tit 4:2-4

Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. - Rom 1:16  
Satu-satunya harapan bagi orang Kristen adalah memegang teguh Firman Tuhan, yaitu Kebenaran Sejati, dan melakukannya. Semua yang kita lakukan sebagai anak Tuhan, baik itu berdoa, beribadah, memuji dan menyembah, melakukan perbuatan baik, melayani, bahkan dapat mengenal pribadi Tuhan, semuanya bisa dilakukan karena Firman Tuhan yang menyatakannya kepada kita, bukan karena tradisi atau karena kebiasaan turun-temurun atau karena perkataan orang lain. Jadi tanpa Firman Tuhan yang benar, mustahil bagi kita untuk dapat bertahan menghadapi tawaran “jawaban-jawaban” yang diberikan oleh pengajaran dan filsafat dunia ini.

Amin. (/ptk)

Artikel ini juga dimuat dalam Majalah Change! Edisi Januari 2009.

No comments:

Post a Comment