"RT @TommyTenney When wealth is lost, nothing is lost; When health is lost, something is lost; When character is lost, all is lost!"
Kemudian dari situ lihat-lihat tweet yang diikuti (follow) oleh Tommy Tenny akhirnya dari twitter ke twitter ketemu twitter NASA. Saya memang dari dulu termasuk orang yang suka dengan ilmu pengetahuan terutama mengenai astronomi, ruang angkasa termasuk juga science fiction (I'm a trekkies! He3x). Saya kemudian menemukan bahwa badan antariksa nasional Amerika Serikat (NASA) secara resmi menggunakan Twitter, Facebook, Flickr dan YouTube sebagai sarana komunikasi dengan publik.
Tujuan NASA adalah agar publik tahu apa yang sedang mereka lakukan. Mungkin NASA tidak ingin kejadian opini publik seperti pada saat pendaratan manusia pertama di bulan, di mana ada berita (gosip) beredar bahwa Neil Amstrong tidak benar-benar mendarat di bulan, tapi hanya rekayasa dari NASA yang pada waktu itu sedang berlomba dengan Uni Soviet untuk mendarat ke Bulan. Dengan teknologi komunikasi yang ada sekarang, kita bisa benar-benar mengikuti apa yang dilakukan oleh NASA.
NASA bahkan mendorong para Astronotnya untuk mengunakan Twitter sehingga bisa bercerita mengenai apa yang mereka lakukan. Bahkan pada tanggal 12 Mei 2009, astronot Mike Massimino (Astro_Mike) , menjadi astronot pertama yang mengirimkan pesan Twitter dari luar angkasa.

Saya bahkan bisa mengikuti apa saja yang dilakukan oleh para astronot yang sekarang (8 Oktober 2009) sedang bertugas di stasiun luar angkasa internasional (ISS, International Space Station), contohnya astronot Nicole Stott (Astro_Nicole). Pretty cool huh!
Selain para twitter para astronot, saya juga menemukan beberapa twitter dari proyek-proyek NASA. Dua yang saya anggap paling menarik adalah proyek ARES dan LCROSS.
ARES (NASA_Ares)
Ares adalah nama proyek pembuatan wahana peluncur (roket) generasi baru untuk membawa manusia dan kargo ke luar angkasa. Pada intinya ARES adalah pengganti wahana peluncur SATURN yang dulu digunakan oleh NASA untuk membawa misi APOLLO ke bulan pada tahun 1960-1970an.
Saat ini wahana yang paling sering dipakai untuk pergi keluar angkasa adalah STS (Space Transportation System) atau sering disebut Space Shuttle (Pesawat Ulang Alik), seperti Atlantis, Discovery, Endavour, Challenger dan Columbia. Namun setelah dua STS (Challenger, 28 Januari 1986 dan Columbia, 16 Januari 2003) mengalami kecelakaan yang fatal maka NASA merasa perlu membuat wahana generasi baru yang lebih aman dan tetapi juga lebih ekonomis. Lagi pula semua STS diharuskan untuk pensiun pada tahun 2010. Yang menarik, wahana generasi yang baru dibuat agar bisa membawa manusia ke bulan bahkan ke planet Mars!
Update: Saya baru saja direply oleh Twitter NASA_Ares! wow, NASA memang serius dalam hal komunikasi dengan publik. Salut!

LCROSS (LCROSS_NASA)
LCROSS adalah singkatan dari Lunar CRater Observation and Sensing Satellite . LCROSS merupakan sebuah wahana angkasa tanpa awak yang akan dikirimkan ke bulan. LCROSS yang diluncurkan pada tanggal 18 Juni 2009, memiliki tugas unik yaitu untuk mencari apakah di bulan ada cadangan air, terutama di daerah kutub selatan dari bulan. Selama ini saya kira bulan adalah tempat yang sangat kering, terdiri dari batu-batuan dan pasir. Tetapi berdasarkan pengamatan belakangan ini, ada kemungkinan di bulan terdapat molekul air. Jika hal ini memang benar maka hal ini akan sangat membantu proyek eksplorasi dan pendaratan manusia bahkan kolonisasi bulan.
Selama ini jika manusia ingin melakukan perjalanan dan mendarat di bulan, maka harus membawa sendiri berbagai keperluan seperti makanan dan air. Jika ternyata di bulan ada cadangan air maka tidak perlu lagi membawa air dari bumi.
Yang juga menarik adalah cara LCROSS melakukan penelitian, yaitu dengan menabrakan dirinya ke permukaan bulan. LCROSS terdiri dari dua bagian, bagian pertama yang disebut Centaur dan bagian yang kedua yang disebut Sheperding Spacecraft yang berisi alat-alat sensor. Beberapa jam sebelum terjadi tabrakan kedua bagian ini akan memisahkan diri, kemudian bagian pertama akan jatuh ke permukaan bulan terlebih dahulu. Menurut perkiraan para ahli NASA, akibat dari tabrakan yang dahysat tersebut akan membuat sebuah ledakan yang akan mengangkat bebatuan dan pasir dari bulan terlempar ke angkasa hingga setinggi 10 kilometer.
Sementara hal itu terjadi, wahana kedua yaitu Sheperding Spacecraft yang mengikuti dibelakang Centaur akan melakukan tugasnya yaitu merekam dan menganalisa bebatuan dan pasir bulan yang terangkat keangkasa. Empat menit kemudian wahana sensor ini juga akan jatuh di dekat wahana pertama sambil terus menganalisa dan mengirimkan data-data serta hasil analisanya ke bumi.
Menurut para ahli NASA, ledakan yang akan terjadi akan sangat hebat dan luar biasa besar sehingga dapat terlihat dari bumi hanya dengan menggunakan teleskop amatir dengan ukuran sedang. Namun lokasi pengamatan di bumi hanya di daerah tertentu saja, terutama di wilayah barat Amerika dan daerah samudra Pasifik seperti Hawaii. Beberapa pos pengamatan publik juga sudah disediakan, disebut Impact Party Event, dimana masyarakat bisa menyaksikan peristiwa tabrakan tersebut secara langsung (live).
Kapankah LCROSS akan jatuh ke bulan? Hari ini! Jumat, 9 Oktober 2009, pkl 4:31:19 PDT, atau jam 18:31:19 WIB. Anda ingin menyaksikannya? Kunjungi NASA TV di alamat http://www.nasa.gov/multimedia/nasatv/index.html
Update: Video animasi perjalanan LCROSS (via YouTube)
See also:
- 25 things you must know about how NASA uses twitter
- NASA Constellation Project: Ares
- NASA Mission: LCROSS
No comments:
Post a Comment